VR atau Virtual Reality dalam bahasa indonesia berarti Realitas Maya adalah sebuah teknologi yang membuat pengguna atau user dapat berinteraksi dengan lingkungan yang ada dalam dunia maya yang disimulasikan oleh komputer sehingga kita dapat merasa berada di dalam lingkungan tersebut.
Untuk lebih mengenal apa itu virtual reality dan sejarahnya, dapat dilihat dalam Mengenal Lebih Jauh Tentang Virtual Reality, Portal Masuk Dunia Lain
Sejarah dan perkembangan virtual reality adalah sebagai berikut.
- Pada tahun 1800-an, muncul gagasan ide mengenai pembuatan alternative realitas yang berbeda dengan dunia nyata dan kemudian disusul dengan munculnya praktek fotografi.
- Pada tahun 1838-an, stereoskop ditemukan. Stereoskop merupakan benda yang menggunakan cermin ganda untuk memantulkan gambar.
- Tahun 1839, setahun kemudian stereoskop dipatenkan dan mulai dikembangkan.
- Tahun 1957-1960. Lama tak terdengar kabar, muncul seorang sinematografer bernama Morton Heilig yang simulasi sensorama yang membuat orang-orang dapat melihat dan merasakan gambar-gambar yang dipadukan dengan bau dan getaran.
- Tahun 1960. Morton Heilig mematenkan peralatan simulasi sensorama tersebut yang bernama Telesphere Mask yang menarik mata investor untuk ikut bekerjasama.
- Pertengahan tahun 19800-an. Jaron Lanier mulai menggunakan istilah virtual reality, saat itu teknologi untuk membuat simulasi maya semakin dikembangkan.
- Saat ini. Setelah hamper 6 dekade dikembangkan, akhirnya VR berhasil meledak dengan bantuan dari para investor juga. Dengan begitu, kini VR dapat digunakan secara luas dan harganya pun tergolong ekonomis, dan menggunakan peralatan yang berkualitas tinggi serta sangat mudah untuk diakses.
Teknologi virtual reality merupakan teknologi berupa perangkat keras yang bisa mensimulasikan sebuah tempat dan peristiwa. Atau lebih tepatnya menghadirkan dunia maya yang dirancang seakan mirip dengan dunia nyata. Dalam bentuknya, teknologi Virtual Reality ini lebih mirip dengan kacamata atau helm, yang disambungkan pada perangkat komputer atau lainnya. Pengguna yang memakai perangkat teknologi virtual reality akan merasakan pengalaman baru ketika dia bisa berinteraksi dengan dunia yang dihadirkan.
Untuk menghadirkan sebuah sensasi dunia maya yang terasa nyata, setidaknya teknologi Virtual Reality harus memiliki empat elemen berikut.
1. Virtual World merupakan sebuah dunia virtual yang dirancang untuk dihadirkan kepada penggunanya.
2. Immersion adalah sebuah sensasi yang dapat dirasakan oleh pengguna ketika virtual world yang berupa dunia maya hadir menyerupai dunia nyata. Sensasi yang dapat dirasakan diantaranya:
- Mental Immersion, sebuah sensasi dari mental penggunanya ketika “berada” di dunia maya
- Physical Immersion, sebuah sensasi yang mensugesti fisik penggunanya terhadap lingkungan yang dihadirkan oleh virtual reality
- Mentally Imersion, sebuah sensasi yang membuat penggunanya asyik dan larut dalam dunia maya yang dihadirkan virtual reality
3. Sensory Feedback membuat pengguna teknologi virtual reality akan merasakan respon dari dunia maya dalam berbagai sensor yang disampaikan menggunakan perangkat virtual reality, baik itu pengeliharan, pendengaran, maupun getaran atau sentuhan.
4. Interactivity adalah respon yang bisa dilakukan pengguna terhadap dunia dari virtual reality, yang membuatnya bisa berinteraksi secara langsung.
Manfaat teknologi virtual reality.
1. Kedokteran da Medis
VR dapat digunakan untuk bidang kedokteran dan medis, contohnya yaitu untuk pelatihan medis di medan perang, melihat proses operasi, bahkan simulasi kondisi di rumah sakit. Selain itu, vr dapat digunakan untuk mendiagnosis penyakit di dalam tubuh manusia. Penelitian yang dilakukan oleh Duke University menunjukkan bahwa teknologi vr dapat mengobati pasien kelumpuhan penuh menjadi kelumpuhan parsial.
2. Militer
Dalam bidang militer, vr digunakan untuk melakukan simulasi perang, menjinakkan bom, bahkan latihan menembak. Latihan menggunakan VR dapat menghemat biaya yang ada karena latihan militer memakan waktu yang lama dan biaya yang tidak sedikit. Salah satu perusahaan yang sudah menyediakan alat untuk simulasi militer adalah Motion Reality yang dapat digunakan hingga 13 orang.
3. Teknik dan otomotif
Pada tahun 2015, sebuah perusahaan di bidang transportasi sudah menggunakan vr untuk simulasi desain dan uji coba produk terbarunya. Bahkan perusahaan tersebut memiliki laboratorium khusus vr untuk mendesain produk-produknya. Penggunaan vr tersebut dimaksudkan agar desain mobil yang dirancang dapat fokus hingga ke detail-detail desain yang telah dirancang.
4. Transportasi
Sama halnya dengan bidang militer dan kedokteran, dalam bidang transportasi pun vr digunakan untuk melakukan simulasi, tetapi simulasi yang dilakukan di sini adalah simulasi penerbangan bagi para pilot. Simulasi penerbangan memerlukan biaya yang cuukup besar, disertai dengan risiko-risiko kecelakaan apabila dilakukan secara langsung. Namun dengan teknologi ini, hal tersebut dapat dihindari.
5. Ekonomi
Balmain, sebuah perusahaan fashion asal Paris menggunakan teknologi vr VR untuk menayangkan desain terbarunya serta mempromosikan produknya pada tahun 2018. Produk lain yang pernah menggunakan virtual reality adalah jam tangan. Toko Selfridges asal London mempromosikan jam tangan-nya lewat vr agar para pengunjung dapat merasakan secara nyata produk tersebut.
6. Arsitektur
Rancangan desain dari sebuah bangunan dapat menggunakan vr untuk mencoba sebelum rancangan tersebut direalisasikan. Grafis yang dihasilkan dari vr lebih baik karena menggunakan teknologi 3D, sehingga hasil nya pun akan lebih detail jika dibandingkan dengan hasil 2D.
7. Pendidikan
Manfaat vr yang tidak kalah penting yaitu di bidang pendidikan. Salah satu platform yang sudah menggunakan teknologi ini adalah Unimersiv yang bekerjasama dengan Oculus dan Samsung Gear. Jenis simulasi yang disediakan oleh Unimersiv adalah anatomi manusia, tata surya bahkan kehidupan masa lampau. Teknologi vr di masa depan diharapkan dapat menjadi media pembelajaran yang lebih efektif dan interaktif karena para pelajar dapat merasakan pembelajaran yang tidak membosankan dan lebih mudah dipahami.
Lebih lanjut penggunaan virtual reality dalam pembelajaran dapat juga ditonton dalam Media Pembelajaran Virtual Reality dalam Pembelajaran
Berdasarkan video, vr dapat digunakan dalam pembelajaran karena memberikan beberapa manfaat antara lain.
1. Menjadikan belajar seperti berinteraksi langsung dengan dunia nyata.
2. Membantu memvisualisasikan materi pembelajaran yang bersifat abstrak.
3. Memberikan pengalaman menggunakan media pembelajaran yang canggih dan menarik.
4. Meningkatkan motivasi belajar.
5. Menjadikan praktikum lebih mudah.
Contoh produk dengan menggunakan virtual reality.
Cardboard. Siapa yang tidak kenal dengan alat vr yang dibuat oleh Google. Kamu harus mencobanya. Menariknya, kamu bisa langsung menikmati pengalaman seru tentang dunia vr menggunakan aplikasi ini langsung dari smartphone. Anda juga dapat menggunakan Google Earth dan menuju tempat tertentu bersama cardboard, melakukan tur ke Versailles serta ditemani pemandu wisata, menonton video, melihat foto dengan sudut 360 derajat bahkan sampai dengan mempelajari artefak budaya.
VRSE. VRSE merupakan produk vr yang dapat memberikan pengalaman luar biasa. Kamu bisa melihat video dengan sudut 360 derajat serta membawamu ke berbagai tempat dan event menarik seperti berada di New York, menikmati pantai, menikmati video musik dan lain sebagainya.
Cardboard Camera.Produk ini memiliki keunggulan yaitu dengan mengambil gambar dengan sudut 360 derajat sehingga gambar bisa dilihat dari berbagai sudut. Ketika kamu sedang liburan di tempat menarik, produk vr ini tidak boleh dilewatkan. Hal ini dikarenakan bukan saja hanya memoto panorama indah dengan sudut 360 derajat melainkan juga dapat merekam suara sehingga kamu bisa merasakan kembali apa yang pernah kamu rasakan saat mengambil gambar tersebut, di lokasi dimana kamu sedang liburan waktu itu.
Contoh virtual reality lebih lanjut dapat dilihat dalam What Is Virtual Reality & How Does It Work?
Kelebihan VR
Dalam Kehidupan Sehari Hari.
1. Membuat kita dapat melihat berbagai
pemandangan indah di seluruh dunia secara langsung dan realistis
Salah satu kelebihan yang diberikan vr dalam kehidupan sehari-hari kita adalah dengan kemampuannya membuat kita melihat berbagai pemandangan indah dari seluruh dunia secara langsung, meskipun tidak melihatanya secara langsung dengan mata telanjang namun menggunakan vr. Terlebih sekarang juga ada beberapa game vr yang mengajak kita untuk berkeliling atau melakukan perjalan ke suatu tempat-tempat tertentu yang begitu dikenal di dunia.
2. Membuat kita banyak bergerak
Berbeda seperti saat memainkan game-game biasa di komputer maupun konsol, kita hanya akan menggerakan jari jari kita saat memainkan game game tersebut. Tapi dengan adanya berbagai game vr sekarang ini tentu akan membuat para gamer melakukan banyak sekali aktivitas gerakan, entah itu berlarian, berjalan disekitar ruangan atau sekedar menggoyang-goyangkan tangan saja.
3. Membantu pekerjaan yang membutuhkan banyak waktu
Penggunaan vr pada pekerjaan yang dari susah dapat di jadikan mudah dengan menggunakan berbagai macam aspek dari komputer misalnya seperti merancang sesuatu bangunan seperti gedung, hotel dan rancangan denah rumah.
4. Membantu dalam berbagai pelatihan yang rumit dan sebagai hiburan.
Melakukan beberapa latihan yang rumit seperti latihan menerbangkan pesawat bisa kita lakukan dengan stimulator. Dan game. virtual reality bisa dijadikan pelarian bagi beberapa orang yang sudah penat dengan masalah di dunia realitas , misal seperti Second Life, the sims, dan fable.
Kekurangan vr dalam kehidupan sehari-hari.
1. Membuat pengguna kehilangan realitas
Penggunaan virtual reality memungkinkan penggunanya mengalami perasaan kehilangan realitas dan perasaan isolasi saat mereka berinteraksi dengan dunia buatan, bukannya dunia nyata dengan orang sungguhan. Akhirnya, virtual reality dapat meningkatkan pengangguran, lebih sedikit orang yang diperlukan untuk merancang proyek-proyek.
2. Membuat kita malas keluar rumah
Hal ini tentunya dikarenakan dengan menggunakan vr kita bisa melihat berbagai pemandangan dan aktivitas menyenangkan meskipun menggunakannya di rumah sehingga mereka sudah cukup puas dengan kualitas visual tinggi yang ditawarkan oleh perangkat vr mereka. Selain itu mereka juga akan malas keluar rumah untuk olahraga, karena sekarang ini juga ada beberapa gmae vr yang secara langsung bisa membuat kita melakukan berbagai olahraga ringan.
3. Dianggap gila oleh banyak orang
Hal ini mungkin tidak terjadi jika beberapa orang di lingkungan kita tidak tahu yang namanya vr, namun apabila masih banyak sekali orang awam di lingkungan kita yang belum mengenal vr, mungkin saja anda bisa dianggap sebagai orang gila sewaktu menggunakannya. Hal ini tentunya dikarenakan saat menggunakan vr maka anda pasti akan melakukan berbagai ekspresi dan juga gerakan paadahal di dunia nyata tidak ada apa-apa, akan tetapi anda bergerak secara hati-hati karena sedang melewati suatu rintangan yang tampil pada vr.
4. Mungkin berbahaya bagi mata
Selama ini belum pernah terdengar kasus, seringnya orang terkena rabun mata karena terlalu sering menggunakan vr. Mungkin vr memang perangkat yang cukup aman, akan tetapi jika kita menggunakannya terlalu sering atau menggunakannya hingga berjam-jam lamanya, bisa saja mata kita menjadi beresiko rabun karena vr.
Kesimpulan
Pemanfaat teknologi virtual reality terdapat diberbagai bidang di kehidupans sehari-hari. Adapun sebuah teknologi dapat dikatakan sebagai virtual reality jika sudah memenuhi beberapa persyaratan berikut ini,
- Tampilan gambar / grafis / visualisasi 3D tampak nyata dan sesuai dengan perspektif dari penggunanya
- Mampu mendeteksi semua gerakan dan respon dari pengguna, seperti gerakan kepala atau bola mata pengguna. Ini dibutuhkan agar tampilan grafis dapat sesuai dengan perubahan dunia 3D dari pengguna itu sendiri.
Namun dengan kecanggihannya dan keunggulannya yang begitu banyak, virtual reality juga memiliki kekurangan. Sehingga penggunaan vr di kehidupan sehari-hari disarankan untuk tidak terlalu berlebihan sehingga dapat membantu menghindari diri dari dampak buruk dari vr itu sendiri.
Apakah penggunaan VR dibatasi oleh usia tertentu?
BalasHapusMenurut saya untuk penggunaan VR tidak bisa dikatakan memiliki batasan, menurut saya smeua tergantung keperluan masing-masing calon pengguna
Hapusbelakangan ini lagi marak PS 4 (playstation 4) dikalangan anak-anak, apakah itu termasuk kedalam VR
BalasHapusPlaystatin 4 termasuk perangkat vr seperti yang diproduksi brand SONY
HapusDapatkah saudara menjelaskan contoh konkret penerapan Teknologi VR dalam Pembelajaran Matematika?
BalasHapusMenurut saya salah satu contoh penerapan vr dalam pembelajaran teknologi adalah permainan math maze untuk belajar matematika dasar mulai mengenal angka, penjumlahan dan pengurangan dasar dengan cara mencari jalan keluar dari suatu ruangan yang ada.
HapusBagaimana cara memperkenalkan VR kepada siswa?
BalasHapusMenurut saya, untuk pengenalan awal mengenai vr kepada siswa dapat dimulai dengan mengenalkan apa itu vr dan beberapa aplikasinya yang bisa ditemui di sekitar siswa, kemudian dilanjutkan dengan mengaitkannya dengan pembelajaran
Hapus